Website Informasi Kesehatan Reproduksi Indonesia

Artikel

Memahami Pentingnya Pendidikan Seksualitas Komprehensif untuk Remaja dan anak muda dan Anak Muda

A. Situasi Remaja dan anak muda Indonesia

Human Papillomavirus (HPV) dan Vaksinasi

Disadur dari Reproductive Health Matters Volume 20, Number 39, May 2012, page 234-235.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat Merekomendasikan Vaksinasi HPV untuk Anak Muda Laki-laki

Millennium Development Goals, Bukan Sekadar Angka

Pentingnya Pemenuhan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi Perempuan dan Remaja

Depok, Jawa Barat – Jumat, 20 April 2012

Mitra INTI Foundation bekerja sama dengan Forum Mahasiswa Peduli Kesehatan Reproduksi Remaja FKM UI (Rumah Panda) mengadakan seminar kesehatan reproduksi yang berjudul ”Countdown MDGs 2015: Act Now! Save Lives!”. Seminar yang diadakan di aula gedung A Fakultas Kesehatan Masyarakat ini dihadiri sekitar 200 peserta yang umumnya merupakan mahasiswa S1 dan S2 maupun alumni fakultas-fakultas rumpun ilmu kesehatan, baik di Universitas Indonesia maupun universitas lain.

Penelitian Kesehatan Seksual dan Reproduksi Anak Muda

1. Pandangan Remaja Mengenai Kekerasan Seksual di Uganda. Birungi R, Nabembezi D, Kiwanuka J, Afr J AIDS Res 2011;10(4):487–94.

Para penulis melakukan 3 kelompok diskusi terarah (FGD) dengan remaja di daerah perkotaan di Uganda untuk mengetahui pandangan mereka tentang kekerasan seksual, dan untuk mengidentifikasi bagaimana menngatasinya berdasarkan sudut pandang mereka.

Cinta itu Menghargai: Cegah Kekerasan dalam Pacaran Pada Remaja/Anak Muda

Teman-teman remaja, apakah di antara kamu ada yang sedang punya pacar? Wah buat yang punya pacar rasanya hari-hari pasti menyenangkan ya karena ada yang dikasih dan mengasihi. Nah tapi apakah pacaran selalu menyenangkan? Tentu tidak karena saat kita berinteraksi dengan orang lain, konflik sangat mungkin terjadi. Apakah kamu atau sahabatmu pernah mengalami, melihat atau mendengar kekerasan dalam pacaran? Biasanya bentuk kekerasan apa yang dialami? Bagaimana dirimu atau sahabatmu merespon terhadap tindakan kekerasan yang dialami? Bagaimana mencegah tindakan kekerasan tersebut?