Website Informasi Kesehatan Reproduksi Indonesia

Kesehatan Reproduksi Remaja

Cinta itu Menghargai: Cegah Kekerasan dalam Pacaran Pada Remaja/Anak Muda

Teman-teman remaja, apakah di antara kamu ada yang sedang punya pacar? Wah buat yang punya pacar rasanya hari-hari pasti menyenangkan ya karena ada yang dikasih dan mengasihi. Nah tapi apakah pacaran selalu menyenangkan? Tentu tidak karena saat kita berinteraksi dengan orang lain, konflik sangat mungkin terjadi. Apakah kamu atau sahabatmu pernah mengalami, melihat atau mendengar kekerasan dalam pacaran? Biasanya bentuk kekerasan apa yang dialami? Bagaimana dirimu atau sahabatmu merespon terhadap tindakan kekerasan yang dialami? Bagaimana mencegah tindakan kekerasan tersebut?

Penelitian Kesehatan Seksual dan Reproduksi Anak Muda

1. Pandangan Remaja Mengenai Kekerasan Seksual di Uganda. Birungi R, Nabembezi D, Kiwanuka J, Afr J AIDS Res 2011;10(4):487–94.

Para penulis melakukan 3 kelompok diskusi terarah (FGD) dengan remaja di daerah perkotaan di Uganda untuk mengetahui pandangan mereka tentang kekerasan seksual, dan untuk mengidentifikasi bagaimana menngatasinya berdasarkan sudut pandang mereka.

Millennium Development Goals, Bukan Sekadar Angka

Pentingnya Pemenuhan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi Perempuan dan Remaja

Depok, Jawa Barat – Jumat, 20 April 2012

Mitra INTI Foundation bekerja sama dengan Forum Mahasiswa Peduli Kesehatan Reproduksi Remaja FKM UI (Rumah Panda) mengadakan seminar kesehatan reproduksi yang berjudul ”Countdown MDGs 2015: Act Now! Save Lives!”. Seminar yang diadakan di aula gedung A Fakultas Kesehatan Masyarakat ini dihadiri sekitar 200 peserta yang umumnya merupakan mahasiswa S1 dan S2 maupun alumni fakultas-fakultas rumpun ilmu kesehatan, baik di Universitas Indonesia maupun universitas lain.

Memahami Pentingnya Pendidikan Seksualitas Komprehensif untuk Remaja dan anak muda dan Anak Muda

A. Situasi Remaja dan anak muda Indonesia

Saatnya Reformasi Kebijakan Kesehatan, Pendidikan, dan Ketenagakerjaan Penduduk Muda Indonesia

Bertempat di Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas)/ Kementerian Perencanaan dan Pembangunan, Selasa 24 Juli 2012, Dr Iwu Dwisetyani Utomo dan Prof. Peter McDonald dari the Australian Demographic and Social Research Institute memaparkan hasil penelitian Survei Transisi Penduduk Muda 2010 dan Survei Gender dan Kesehatan Reproduksi 2011. Hasil dari kedua survei tersebut menunjukkan kebutuhan mendesak untuk melakukan reformasi kebijakan kesehatan, pendidikan dan ketenagakerjaan untuk penduduk muda Indonesia usia 20-34 tahun.

Global Youth Forum: Menjamin Keterlibatan Anak Muda dan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi dalam Agenda Pembangunan Global

Saat ini populasi anak muda usia 10-24 tahun mencapai lebih dari sepertiga populasi dunia. Sudah sejak lama kebutuhan anak muda menjadi agenda pembangunan global. Salah satunya dalam Program Aksi International Conference on Population and Development (ICPD) tahun 1994. Namun demikian, kenyataannya di banyak negara isu anak muda masih jauh terbelakang dan tidak dianggap bagian penting dari isu lainnya, misalnya ekonomi, kesehatan, pendidikan, ketenagakerjaan, dan lainnya.

Kenapa Rate Kehamilan Remaja di New York Lebih Rendah daripada di Mississippi?

Masalah kehamilan remaja di Mississippi sudah tidak dapat dikendalikan –nomor satu skala nasional untuk kelahiran remaja- sehingga pada akhirnya pembuat kebijakan mengesahkan undang-undang yang bertujuan untuk meningkatkan pendidikan seks di sekolah. Namun kebijakan baru ini ditentang oleh kelompok radikal anti-seks. Meskipun hampir 95 persen penduduk Amerika Serikat aktif secara seksual sebelum menikah dan 99 perempuan aktif seksual menggunakan kontrasepsi, tetapi kebijakan hukum di Mississippi menganggap bahwa pilihan ini merupakan sesuatu yang kontroversial ataupun kejahatan besar.

Pemberian Materi Konseling untuk Peer Konselor SMA se-Kabupaten Bogor, Jawa Barat

Bertempat di Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor di Cilegon Jawa Barat (4/10/2012), Yayasan Mitra Inti hadir pada acara Pelatihan Peer Konselor SMA se-Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dalam acara yang dihadiri oleh siswa dan guru perwakilan 10 SMA negeri dan swasta di Jawa Barat, Direktur Yayayasan MItra Inti, Laily Hanifah, menyampaikan materi tentang teknik konseling kesehatan.

Strategi Mengatasi Perkawinan Di Bawah Umur dan Perkawinan Tidak Dicatat

Pada hari Rabu, 26 Desember 2012 di Jakarta, Kementerian Agama RI dan Alimat mengadakan seminar mengenai Strategi Mengatasi Perkawinan Di Bawah Umur dan Perkawinan Tidak Dicatat. Kasus perkawinan di bawah umur dan perkawinan tidak dicatat banyak menimbulkan dampak negatif bagi yang melakukannya, dalam hal ini khususnya pada perempuan. Batasan umur minimal menikah yang diatur dalam UU No 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan tidak selaras dengan UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Kiat-kiat Nyaman Beraktifitas Saat Datang Bulan

Memilih Pembalut yang Nyaman Digunakan untuk Beraktifitas saat Datang Bulan

Perempuan sering kali merasakan ketidaknyamanan saat menstruasi tiba. Salah satunya akibat penggunaan pembalut yang tidak tepat.