Website Informasi Kesehatan Reproduksi Indonesia

Kesehatan Reproduksi Remaja

Kaitan Narkoba dan Kesehatan Reproduksi

Sering sekali orang bertanya kepada saya, apa kaitannya antara penggunaan narkotika, zat adiktif dan bahan berbahaya (narkoba) dengan kesehatan reproduksi (kespro). Pertanyaan itu justru menimbulkan pertanyaan baru di benak saya, “mengapa hal itu ditanyakan, memangnya tidak ada kaitan antara narkoba dan kesehatan reproduksi?”  Mari kita kita flash back dulu sebelum masuk ke topik utama “ Kaitan narkoba dan kespro”

Pacaran yang Sehat

Kita-kita disebut remaja kalau sudah masuk masa puber. Masa puber itu ditandai dengan berkembangnya tanda seksual primer dan sekunder pada diri kita. Para gadis kecil disebut gadis remaja kalau sudah menarche atau dapat haid yang pertama kali, payudara mulai tumbuh, badan jadi mulai berlekuk-lekuk, kulit jadi halus, juga tumbuh rambut di ketiak dan daerah sekitar alat kelamin…

Strategi Pembinaan Kesehatan Reproduksi Anak Usia Pendidikan Dasar

Di negara-negara berkembang 12,2 milyard anak usia di bawah 5 tahun meninggal setiap 5 tahun, dengan penyebab kematian yang sebenarnya dapat dicegah hanya dengan beberapa dolar saja. Sebagian besar dari mereka meninggal karena ketidak acuhan dunia, karena kemiskinannya. Walaupun kelompok usia lanjut akan naik dua kali lipat pada tahun 2005, akan tetapi proporsi terbesar adalah usia di bawah 15 tahun diperkirakan 30,2%; angkatan kerja bertambah dengan pertumbuhan 2,3% dan wanita yang memasuki pasar kerja meningkat 4 kali lipat pada tahun 2000 (Depkes, 1999).

Mitos Seputar Menstruasi

Mitos seringkali dipercaya, berkembang dalam masyarakat dengan penyampaian informasi yang kurang tepat, kurang lengkap dan bahkan terlalu berlebihan.  Hal ini menimbulkan sikap antipati, defensif bahkan diskriminasi pada situasi tertentu.  Sesudah mitos seputar seksualitas, selaput dara, ternyata mitos mengenai menstruasi juga beredar dalam masyarakat dan turun-temurun diberitahukan.

Tips Menjaga Kesehatan Reproduksi & Cara Mengetahui Kesehatan Vagina Kita

Di zaman yang sudah moderen ini, masih saja banyak perempuan yang mengalami masalah pada organ reproduksinya seperti infeksi saluran reproduksi atau infeksi menular seksual, keputihan, kanker serviks, kanker rahim dan penyakit-penyakit serius lainya. Hal ini tentu tidak terlepas dari ketidaktahuan dan ketidakpedulian masyarakat mengenai kesehatan reproduksi. Melalui artikel ini kami berharap ke depannya ada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan reproduksi dan dapat menyampaikan informasi ini kepada keluarga dan teman-teman terdekat.

Hal yang Kita Lakukan dan Tidak Lakukan untuk Cinta

Semua orang ingin mencintai dan dicintai dan itu merupakan sesuatu yang normal. Namun demikian, apakah kita harus mengorbankan diri kita untuk dicintai? Tentu hal itu bukan tindakan yang baik dan sehat, bahkan bisa menyebabkan kita merasa tertekan. Sebagai makluk hidup tentunya kita menginginkan seseorang untuk menerima kita apa adanya. Jika kamu memiliki hubungan di mana kamu tidak bisa menjadi dirimu yang sebenarnya, atau berpura-pura menjadi orang lain, mungkin ini saatnya kamu mulai melihat kembali hubungan tersebut, apakah upaya dan waktu yang kamu habiskan cukup berharga?

Mitos Seputar Masalah Seksualitas dan Kesehatan Reproduksi

Mitos: Remaja perempuan yang belum mendapatkan menstruasi tidak dapat hamil.

Fakta: Pernyataan ini adalah mitos yang sangat kuat melekat di masyarakat, padahal tidak benar.  Hanya karena seorang perempuan belum mendapatkan menstruasi pertamanya, tidak berarti dia tidak bisa hamil.  Kehamilan berkaitan dengan ovulasi (matangnya sel telur).  Seorang perempuan bisa saja mengalami ovulasi sebelum datangnya menstruasi pertama sehingga tetap ada kemungkinan hamil

 

Mitos Seksualitas dan Kesehatan Reproduksi yang Umum Beredar Pada Remaja

Mitos: Berhubungan seksual dengan pacar merupakan bukti cinta.

Penelitian Terkini Kesehatan Seksual dan Reproduksi Anak Muda

1. Penilaian pengetahuan, sikap dan perilaku berisiko terkena HIV dan AIDS dan infeksi menular seksual (IMS) lainnya pada siswa sekolah persiapan di kota Gondar, Etiopia Tenggara

(Judul asli: Assessment of knowledge, attitude and risk behaviors towards HIV/AIDS and other sexual transmitted infection among preparatory students of Gondar town, northwest Ethiopia) Shiferaw Y, Alemu A, Girma A, et al. BMC Res Notes 2011;4:505.

KENALI DIRIMU KENALI TUBUHMU

Hai anak muda Indonesia! Apakah selama ini kamu merasa cukup mengenali, memahami dan memiliki diri dan tubuhmu sendiri? Atau menurut kalian, orang lain lah yang lebih mengenali, memahami dan memiliki tubuh kalian? Seperti teman, orang tua, pemuka agama atau bahkan negara?