Website Informasi Kesehatan Reproduksi Indonesia

Serba Serbi Pelecehan Seksual dan Kekerasan Seksual pada Anak Muda

Sudah banyak penelitian di berbagai negara, baik negara berkembang, yang mengkaji secara mendalam mengenai kekerasan seksual, termasuk pelaku, dampak psikologis maupun biologis serta alasan tidak melaporkan tindak kekerasan yang dialami. Untuk bisa mendapatkan informasi yang komprehensif, Jejeebhoy, Shah dan Thapa (2005) mengumpulkan berbagai penelitian ini dan membukukannya. Buku berjudul “Sex without Consent: Young People in Developing Countries”, Jejebhoy dkk.

Pelaku Kekerasan Seksual

Salah satu penelitian yang terdapat di buku ini menemukan bahwasanya pelaku kekerasan seksual bisa siapa saja, termasuk anggota keluarga seperti paman, sepupu, ayah, kakak dan lainnya, serta orang yang dipercaya seperti tetangga, teman keluarga, pembantu di rumah, guru, teman, dokter, ataupun orang asing atau orang yang baru dikenal.

Dampak Psikologis dan Biologis

Penelitian lain mencoba mengkaji lebih mendalam tentang dampak-dampak psikologis dan biologis dari tindakan kekerasan seksual yang dialami oleh korban. Berikut beberapa diantaranya:

1. Merasa marah, dendam, dan bingung;
2. Merasa tidak berharga dan tidak berdaya, dan ketidakmampuan untuk membedakan antara tindakan seksual dan kasih sayang;
3. Merasa kesulitan untuk membuat batasan personal;
4. Merasa tidak memiliki kemampuan untuk menolak ajakan hubungan seksual yang diinginkan di kemudian hari;
5. Merasa kesulitan untuk mempercayai orang; rasa malu, menyalahkan diri sendiri, takut dan bersalah tentang seks;
6. Mengalami konsekuensi emosional seperti post-traumatic stress disorder, depresi dan pikiran atau bahkan mencoba untuk bunuh diri;
7. Merasa dikhianati oleh pelaku dan dan juga orang tua serta anggota keluarga karena merasa tidak dilindungi;
8. Kesulitan untuk membina hubungan dengan orang lain ataupun tidak mau berhubungan dengan orang lain;
9. Konsumsi dan napza.;
10. Eating disorder;
11. Perdarahan vagina, rasa sakit saat berhubungan seksual, rasa sakit pada panggul, infeksi saluran kemih, infeksi menular seksual (IMS), penyakit radang panggul, dan kehamilan tidak diinginkan (KTD).

Alasan Korban Kekerasan Tidak Melapor

Banyak kita temui di sekitar kita korban kekerasan seksual yang enggan ataupun menolak untuk melaporkan tindak kekerasan yang dialaminya. Banyak hal yang melatarbelakangi keputusan ini, berikut diantaranya:

1. Mau melupakan apa yang terjadi;
2. Takut apa yang akan dipikirkan orang;
3. Merasa itu salah sendiri;
4. Tidak percaya orang lain;
5. Diancam.

Faktor yang Menyebabkan Anak Muda Rawan Menjadi Korban Kekerasan

Salah satu penelitian di buku ini juga menemukan beberapa faktor yang menyebabkan anak muda, terutama perempuan muda menjadi korban kekerasan. Berikut diantaranya:

1. Kemiskinan;
2. Norma patriarki yang membenarkan kekerasan seksual dan standar ganda serta, ketidaksetaraan;
3. Tradisi yang mendukung dan mendorong pernikahan usia muda;
4. Pemahaman umum yang rendah terhadap hak-hak perempuan;
5. Hukum dan kebijakan yang tidak efektif;
6. Respon sistem kesehatan, sistem hukum dan sosial yang buruk.