Website Informasi Kesehatan Reproduksi Indonesia

Human Papillomavirus (HPV) dan Vaksinasi

Disadur dari Reproductive Health Matters Volume 20, Number 39, May 2012, page 234-235.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat Merekomendasikan Vaksinasi HPV untuk Anak Muda Laki-laki

US Advisory Committee on Immunization Practice dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit merekomendasikan laki-laki usia 11-21 tahun untuk divaksinasi terhadap human papilomavirus, penyebab kutil kelamin dan beberapa jenis kanker, termasuk kanker anus. Komite ini juga merekomendasikan laki-laki gay dan biseksual dan laki-laki HIV positif usia kurang dari 27 tahun untuk divaksinasi.1 Meskipun belum ada data klinis tentang hal ini, namun kemungkinan besar vaksin ini bisa mencegah kanker osofaring pada perempuan dan laki-laki yang disebabkan oleh HPV.2 Saat ini, vaksin HPV yang terlisensi untuk laki-laki hanya Gardasil (Merck), yang merupakan vaksin quadrivalent yang melindungi terhadap dua jenis tipe HPV penyebab kanker dan dua jenis HPV penyebab kutil kelamin (tipe 6, 11, 16, 18).3

-----------------

1. Advisory Committee on Immunization Practices. Recommended Adult Immunization Schedule: United States, 2012. Annals of Internal Medicine 2012;156(3):211-17.

2. Fryhofer SA. Adult Immunization 2012: politics, process and progress. Annals of Internal Medicine 2012;156(3):243-45.

3. Alcorn K. US CDC recommends HPV vaccine for young men. AIDSMap News, 6 February 2012.

Vaksin Bivalen HPV Terbukti Efektif Selama Empat Tahun untuk Remaja Perempuan

Efektivitas jangka panjang dan keamanan vaksin bivalen HPV diteliti pada 1.035 remaja perempuan usia 10-14 tahun di 31 tempat di Taiwan, Jerman, Honduras, Panama dan Colombia, yang memiliki regimen vaksinasi yang lengkap (tiga kali pada bulan ke 0, 1 dan 6). Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa vaksin ini efektif selama 7 bulan dan aman sampai 12 bulan untuk remaja perempuan. Penelitian lainnya menunjukkan bahwa vaksin ini efektif selama tiga tahun untuk perempuan dan laki-laki yang lebih dewasa, Penelitian menunjukkan bahwa setelah empat tahun, seluruh remaja perempuan (563 orang) yang memenuhi kriteria penelitian memiliki imunitas untuk HPV tipe 16 dan 18, dengan antibodi lebih tinggi dari perempuan yang lebih dewasa. Tidak ditemukan efek samping serius yang menyebabkan remaja perempuan perlu dirawat di rumah sakit. Efek samping yang dilaporkan hanya nyeri saat divaksinasi dan pusing.

-----------------

1. Schwarz TF, Huang L-M, Medina DMR, et al. Four-year follow-up of the immunogenicity and safety of the HPV-16/18 AS04-adjuvated vaccine when administered to adolescent girls aged 10-14 years. Journal of Adolescent Health 2012;50(2):187-94.