Website Informasi Kesehatan Reproduksi Indonesia

Dari Durban Menuju Bali: Sebuah Jalan Penutup Kesenjangan

Sejak penyelenggaraan AIDS conference di Durban, Afrika di tahun 2000 hingga ICAAP 2009, Asia menghadapi tantangan yang sama dalam masalah HIV. Geeta Rao Gupta, menyatakan tantangan tersebut yakni berupa masalah Prevention Mother to Chlid Transmission (PMTCT), tingginya prevalensi HIV dikalangan pekerja seks dan laki-laki yang suka dengan lelaki serta kekerasan dan masalah perdagangan manusia (human trafficking).

Geeta yang juga menjabat Presiden di ICRW (International center for Research on Women) menegaskan bahwa  perlu penekanan pada program yang bersifat komprehensif untuk merespon permasalahan gender yang rentan terhadap HIV/AIDS.

Jika selama ini program lebih banyak yang tersebar dan tidak satu payung, diharapkan pada generasi selanjutnya, program dapat diintegrasikan melalui pendekatan yang komprehensif yang mampu menyesuaikan dengan tingkat epidemik HIV.

Menurutnya, ada beberapa elemen sebuah strategi program nasional efektif dalam gender dan AIDS, yaitu:

  1. Mengintegrasikan kedua fokus di atas, dengan demikian maka diharapkan akan ada respon yang efektif, evaluasi yang simultan, dapat memasukkan seksualitas dan kesehatan reproduksi, serta indikator teridentifikasi
  2. memungkinkan lingkungan kondusif dalam tataran hukum
  3. Partisipasi masyarakat dan adanya rasa kepemilikan program

Diakhir penjelasannya, Geeta menyimpulkan, sebagian besar pendekatan yang selama dilakukan terlalu rumit; perlunya memasukkan gender dalam konteks sosial, budaya, politik, ekonomi dan demografi; terakhir memperlakukan perempuan dan laki-laki sebagai mitra yang setara.

Laporan dari 9th ICAAP, Nusa Dua, Bali. Oleh: Julie Rostina