Website Informasi Kesehatan Reproduksi Indonesia

Kesehatan Ibu dan Anak

Diare pada Kehamilan

Angka kejadian diare di Indonesia saat ini masih tinggi. Salah satu penyebab yang sering muncul pada kasus diare adalah infeksi. Namun bagi ibu hamil yang mengalami diare, penyebabnya beragam antara lain gangguan hormonal, intoleransi laktosa, dan pengaruh makanan yang tidak cocok. Faktor risiko diare pada kehamilan adalah perjalanan ke daerah endemik (diare), makanan dan air yang tercemar, tingkah laku seksual menyimpang, penggunaan antibiotik selama 6 bulan dan penggunaan obat imunosupresan.

Hepatitis Kronik pada Kehamilan

Di Indonesia, angka kejadian hepatitis baik B dan C kronik cukup tinggi dan sering terjadi pada perempuan di usia produktif.  Oleh karena itu hepatitis kronik dapat pula dialami perempuan hamil sehingga sangat penting diketahui bagaimana pengaruh hepatitis kronik pada kehamilan dan persalinan.

 

Infeksi HIV pada Kehamilan

Jumlah perempuan hamil yang terinfeksi HIV di Indonesia terus meningkat. Dewasa ini menurut perkiraan DepKes RI sekitar 7000 perempuan hamil terinfeksi HIV setiap tahun. Proporsi perempuan yang terinfeksi HIV secara nasional sekarang ini sudah mencapai 40% dan sebagian besar perempuan tersebut berada dalam rentang usia subur.

Kelainan katup jantung dan kehamilan

Kelainan katup jantung adalah salah satu penyakit  jantung yang sering ditemukan pada saat kehamilan yang dapat meningkatkan kejadian gagal jantung, morbiditas dan mortalitas pada ibu dan janin yang dikandung. Hal itu karena selama kehamilan terjadi peningkatan volume darah yang mencapai 30-50% dan diikuti dengan meningkatnya curah jantung yang dapat menyebabkan sesak nafas dan menurunnya kemampuan aktivitas fisik.

Diabetes pada kehamilan

Diabetes Melitus (DM) pada kehamilan memiliki dampak serius pada ibu dan bayinya bila tidak ditatalaksana dengan baik. Ada 2 jenis DM pada kehamilan yaitu 1) DM yang sudah dialami sejak sebelum hamil (DM pra gestasional); 2) DM yang baru dialami sejak hamil (DM gestasional/DMG). Pada DM yang baru dialami ibu sejak hamil terjadi gangguan resistensi insulin dan sekresi pankreas.  Resistensi insulin dibagi menjadi resistensi insulin fisiologis dan resistensi insulin kronik.

Depresi Pada Kehamilan

Depresi dapat terjadi pada pada siapa saja dan di semua tahap kehidupan manusia. Pada perempuan depresi sering terjadi pada masa kehamilan dan setelah persalinan. Angka kejadian depresi pada trimester pertama diperkirakan 7,4%, trimester kedua meningkat menjadi 12,8% dan trimester ketiga 12% (Bennet, 2004). Depresi yang sering terjadi yaitu perasaan was-was, marah, tertekan, bersalah, sedih, dan khawatir. Diagnosis depresi oleh dokter atau tenaga profesional lain dilakukan melalui wawancara klinis terstruktur.