Website Informasi Kesehatan Reproduksi Indonesia

Pencegahan ISR dan HIV/AIDS

AIDS Dalam Pandangan Islam

Oleh: Siswandi Suarta*

Apa dan Mengapa?

Infeksi Saluran Reproduksi: Masalah Dunia

Infeksi Saluran Reproduksi (ISR) semakin disadari telah menjadi masalah kesehatan dunia yang berdampak kepada laki-laki dan perempuan. Dampaknya mulai dari kemandulan, kehamilan ektopik (di luar kandungan), nyeri kronis pada panggul, keguguran, meningkatkan risiko tertular HIV, hingga kematian.

1. Jenis-jenis Infeksi Saluran Reproduksi (ISR)

Infeksi Saluran Reproduksi dan Keluarga Berencana

Infeksi Saluran Reproduksi (ISR) sangat berhubungan dengan isu Keluarga berencana (KB). Gejala umum dari ISR, seperti keputihan, rasa sakit saat berhubungan seks, ataupun penyakit radang panggul (PRP), dapat disalahartikan sebagai efek samping penggunaan alat kontrasepsi yang dapat mengakibatkan klien KB mengganti metode kontrasepsi yang digunakan atau bahkan sama sekali menghentikan penggunaannya.

ISR dan Sikap Masyakarat terhadap Metode Kontrasepsi

Memadukan Pelayanan Keluarga Berencana (KB) dengan Pelayanan Penyakit Menular Seksual (PMS)

Oleh: dr. Siti Nurul Qomariyah

Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak: Perlu Perhatian Khusus

Salah satu penularan HIV yang cukup penting adalah penularan dari ibu ke bayi/janin, sedikitnya 90% kasus HIV pada anak (usia di bawah 15 tahun) di dunia adalah karena penularan dari ibu ke janin/bayi.  Sejak ditemukannya kasus HIV/AIDS, diperkirakan sekitar 2,7 juta anak telah terinfeksi HIV di dunia pada akhir bulan Desember 2001, 580 ribu diantaranya telah meninggal, dan 800 ribu infeksi baru terjadi sepanjang tahun 2001.  Di negara-negara berkembang tingkat risiko penularan janin dari ibu hamil yang mengidap HIV diperkirakan sekitar 25-40%.  De

Kehamilan dan HIV

Peran Konseling dan Tes HIV bagi Ibu Hamil

Oleh:  Dra. Siti Chasanah Agoes Machdi, Msi (Manajer Panti Uji dan Konsultasi Awanama YPI)

Serba Serbi Hepatitis

Hepatitis adalah peradangan hati karena berbagai sebab.  Hepatitis yang berlangsung kurang dari 6 bulan disebut "hepatitis akut", hepatitis yang berlangsung lebih dari 6 bulan disebut "hepatitis kronis".

Khitan Kurangi Risiko AIDS

Washington DC - Khitanan diyakini secara signifikan mampu mengurangi risiko terjangkitnya AIDS. Studi terbaru menyebutkan bahwa penyakit mematikan itu dapat dilawan dengan cara khitan.Riset yang dilakukan di dua negara Afrika Selatan, yaitu Kenya dan Uganda menunjukkan bahwa pria yang telah di khitan memiliki sedikit kemungkinan untuk terinfeksi HIV jika melakukan hubungan seksual, dibanding dengan yang tidak melakukan khitan.