Website Informasi Kesehatan Reproduksi Indonesia

Usia Lanjut (Aging)

Bahan Makanan Kedelai Mengurangi Risiko Terkena Kanker

PENEMUAN terbaru dari para ahli di China menyebutkan mengkonsumsi makanan kaya dengan bahan kedelai bisa mengurangi risiko kanker perut pada wanita. Sebuah penelitian terhadap 1.700 wanita yang dilakukan oleh Institut Kanker Shanghai mengatakan semakin banyak kedelai yang mereka makan semakin kecil kemungkinan mereka akan mendapatkan kanker. Kedelai mengandung isoflavones, berisi bahan kimia dari tumbuhan yang memberikan dampak seperti oestrogen, demikian penelitian yang dimuat oleh Jurnal Kedokteran Inggris.

Testosterone Tinggi Rentan Prostate

Pria yang berusia diatas 50 tahun dan memiliki tingkat hormon testosterone yang tinggi akan memiliki resiko terkena penyakit kanker. Demikian disampaikan oleh Dr. Kellogg Parsons seorang ahli urologist dari Johns Hopkins University AS dalam pertemuan tahunan di San Francisco, AS. Hasil penelitian itu juga sekaligus menyarankan agar pria berusia 50 tahun yang memiliki tingkat hormon testosterone yang tinggi untuk melakukan terapi yang disebut dengan `testosterone replacement` yang bisa menguji apakah pria lanjut usia bisa dikatakan sehat atau tidak.

Tes Genetika Bantu Prediksi Kanker Payudara

Tes yang dilakukan berdasarkan tampilan sifat genetika dapat membantu meramalkan apakah seorang wanita mengidap kanker payudara yang telah menyebar ke ikatan jaringan limpa yang sangat penting untuk menentukan kemampuan bertahan hidup pasien. Para ilmuwan di Pusat Kesehatan Universitas Carolina telah mengembangkan metode yang dapat menganalisa rangkaian ikatan sub-unit kromosom yang menentukan bagaimana tumbuhan tumor akan berperilaku dan bereaksi terhadap pengobatan yang akan menjadi panduan bagi terapi dan tindakan bagi setiap wanita.

Ditemukan Cara Baru Untuk Mendeteksi Kanker Payudara

Tes cara baru yang mengukur jumlah kandungan air, oksigen dan unsur-unsur yang ada pada jaringan payudara lainnya akan lebih efektif dibandingkan mammogram dalam mendiagnosa kanker payudara, para ilmuwan mengatakan. Para peneliti di sekolah tinggi kedokteran di Dartmouth menggunakan beberapa jenis gelombang elektro magnetik untuk melihat jaringan payudsara yang normal menyerap ataupun mebiaskan cahaya.

Apakah Terapi Estrogen Aman Bagi Perempuan?

Para perempuan yang telah mengalami menopause dan menjalani terapi estrogen agaknya tidak perlu khawatir dengan adanya sinyalemen bahwa upaya kesehatan itu dapat mengakibatkan resiko stroke. Jennifer Hays, direktur Pusat Kesehatan Perempuan di Baylor College, Houston, Amerika Serikat mengharapkan pengakuan dari pengalaman perempuan yang berusia 50 tahun yang telah menjalani terapi estrogen.

Penuaan Otak Tidak Pengaruhi Proses Bicara

Penuaan usia, yang berakibat pada penurunan aktivitas otak, ternyata tidak berpengaruh terhadap proses atau kemampuan bicara. Ini terungkap melalui penelitian yang dipresentasikan pada pertemuan para ahli syaraf di Orlando, AS, beberapa waktu lalu.