Website Informasi Kesehatan Reproduksi Indonesia

Nasib Masa Depan Bangsa Ada di Seribu Hari Pertama Kehidupan

Dalam beberapa tahun terakhir ini, Indonesia sering dikejutkan dengan data-data mengenai aset masa depan bangsa yang kian hari makin menurun kualitasnya. Sebut saja kejadian stunting atau pendek pada usia anak, atau kasus-kasus malnutrisi juga penyakit-penyakit yang tidak biasa seperti munculnya beberapa kasus katarak pada bayi baru lahir di beberapa tempat di Indonesia. Akar dari permasalahan ini pada dasarnya bukan hanyalah ketika ibu mengalami penyulit selama kehamilan, tetapi juga persiapan nutrisi yang baik sejak seorang wanita itu remaja.

Mengapa Seribu Hari Pertama Kehidupan Menjadi Penting?

Stunting (Pendek) di Indonesia: Masihkah Merupakan Masalah?

Seorang anak dikatakan stunting atau pendek apabila tingginya berada di bawah -2SD dari standar WHO. (Trihono, et.al, 2015). Indonesia menempati peringkat ke-5 dunia dengan jumlah anak pendek terbanyak. Prevalensi pendek di Indonesia tahun 2013 adalah 37,2% yang berarti dari seluruh anak di Indonesia, sepertiganya pendek. Hal itu sangat memprihatinkan, karena apabila terlahir pendek dan tidak dilakukan perbaikan gizi sama sekali maka sampai besar akan pendek. Dari anak yang dilahirkan tidak pendek pun, apabila tidak diberikan asupan gizi adekuat, maka bisa menjadi pendek.

Susu atau Kalsium: Mana yang Penting Untuk Remaja?

Susu merupakan salah satu minuman yang disukai oleh banyak orang. Kandungan vitamin maupun mineral di dalamnya sangat bermanfaat untuk membantu pertumbuhan maupun perkembangan fisik anak. Namun, tidak hanya anak, susu pun sangat bermanfaat bagi remaja, orang dewasa hingga lanjut usia untuk menjaga kekuatan tulang dan gigi.

Anemia: Ancaman terhadap Keberhasilan Pembangunan di Indonesia

Salah satu indikator keberhasilan pembangunan di suatu negara dapat dilihat melalui nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM). IPM merupakan akumulasi dari nilai indeks kesehatan, pendidikan dan daya beli yang menunjukkan kualitas hidup masyarakat di suatu negara. IPM Indonesia pada tahun 2014, menempati peringkat ke 110 dari 187 negara dengan nilai indeks 0,684, namun posisi Indonesia jauh tertinggal jika dibandingkan dengan negara tetangga, Malaysia, yang berada pada peringkat ke-62.

Asam Folat, Dibutuhkan Baik oleh Ibu maupun Anak

Kecukupan terhadap kebutuhan asupan zat gizi sangat dibutuhkan oleh setiap orang, terutama wanita tak terkecuali kebutuhan terhadap zat-zat mikronutrisi. Zat gizi tersebut diperlukan dalam tiap fase kehidupan wanita, terutama selama proses kehamilan maupun menyusui. Pada proses tersebut kebutuhan terhadap kecukupan gizi tidak hanya bermanfaat untuk kondisi ibu, melainkan juga untuk pertumbuhan dan perkembangan janin maupun anak yang dilahirkan. Adapun zat mikronutrisi yang diperlukan oleh ibu maupun anak tersebut adalah asam folat.

Login anggota

Siapa yang online

Saat ini ada 0 Anggota dan 0 Tamu yang online.